Tips memilih waralaba
Mungkin kita semua sudah tahu, salah satu cara (kalau bisa dibilang) tercepat memiliki usaha sendiri yang bisa langsung “running” adalah dengan membeli waralaba.
Nah, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk mengambil waralaba, beberapa tahun terakhir, jumlah perusahaan yang menawarkan berbagai jenis waralaba meningkat dengan pesat. Salah satu indikatornya bisa dilihat di berbagai pameran waralaba yang sekarang sudah rutin dilaksanakan. Di pameran tersebut ada puluhan jenis waralaba mulai dari usaha salon, bengkel, makanan hingga ke pendidikan.
Buat anda yang ingin memulai, tentunya bukan perkara mudah untuk memilih waralaba yang tidak saja sesuai tetapi juga menguntungkan sehingga investasi anda bisa kembali dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.Berikut sedikit kutipannya.
1. Jenis Pekerjaan
Anda harus menikmati pekerjaan anda di bisnis yang anda pilih. Sebagai contoh, bila anda tidak suka merangkak di bawah mobil, jangan memasuki bisnis perbaikan knalpot atau ganti oli. Sam Walton pendiri Wall Mart mengatakan kunci suksesnya adalah karena ia menyukai dunia retail bukan sebagai pekerjaan, namun sudah merupakan hobi baginya.
2. Pelatihan/Pendidikan Khusus
Beberapa jenis bisnis, seperti waralaba jasa profesional, misalnya jasa pengacara, menuntut pelatihan atau pendidikan khusus yang tidak bisa diberikan hanya dalam beberapa minggu. Jenis waralaba seperti ini adalah pilihan yang sangat baik bagi para profesional di bidang jasa yang ditawarkan, tapi harus dihindari oleh mereka yang tidak memiliki pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan waralaba ini.
3. Jumlah Karyawan
Bisnis padat karya membawa banyak kompleksitas seperti mencari dan mempertahankan tenaga kerja yang baik, kepatuhan kepada peraturan pemerintah menyangkut tunjangan karyawan, dan sebagainya. Banyak masalah ini bisa dihindari dengan memilih suatu bisnis yang bisa dijalankan oleh anggota keluarga ditambah dengan tenaga penuh atau paruh-waktu.
Sumber (www.franchiseindonesia.web.id,)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar